Pasuruan - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan kembali mencatatkan capaian positif dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Berdasarkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Triwulan II Tahun 2026, BPBD Kabupaten Pasuruan memperoleh Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 88,72 dan Indeks Persepsi Anti Korupsi (IPAK) sebesar 87,74, yang menunjukkan kualitas pelayanan berada pada kategori Sangat Baik.
Survei tersebut melibatkan 42 responden yang terdiri dari 10 responden berpendidikan SMA, 16 responden Diploma (D1/D2/D3), dan 16 responden Sarjana (D4/S1). Penilaian dilakukan terhadap sembilan jenis layanan yang diselenggarakan BPBD Kabupaten Pasuruan, mulai dari pelayanan informasi kebencanaan, konsultasi, penanganan pengaduan, evakuasi dan penyelamatan, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Hasil survei menunjukkan seluruh unsur pelayanan memperoleh nilai di atas 85 persen. Nilai tertinggi dicapai pada Unsur Pelayanan (U7) dengan skor 94,35 persen, yang mencerminkan tingginya tingkat kepuasan masyarakat terhadap kualitas pelayanan yang diberikan. Sementara itu, unsur dengan nilai terendah berada pada U4 sebesar 85,12 persen. Meski demikian, nilai tersebut tetap berada pada kategori baik dan menjadi perhatian BPBD untuk terus melakukan penyempurnaan pelayanan.
Capaian ini menunjukkan bahwa berbagai upaya peningkatan kualitas pelayanan yang dilakukan BPBD Kabupaten Pasuruan telah memberikan dampak positif terhadap kepuasan masyarakat. Selain memberikan pelayanan yang cepat dan responsif saat terjadi bencana, BPBD juga terus mengembangkan pelayanan nonkebencanaan seperti penyediaan data dan informasi, edukasi mitigasi bencana, pelatihan, konsultasi, serta pelayanan administrasi yang semakin mudah diakses masyarakat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, SE., MM., menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan penilaian sekaligus masukan terhadap pelayanan BPBD.
"Hasil Survei Kepuasan Masyarakat ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Nilai yang telah dicapai merupakan bentuk kepercayaan masyarakat kepada BPBD Kabupaten Pasuruan. Kami akan terus melakukan evaluasi dan inovasi agar pelayanan semakin cepat, profesional, transparan, serta mampu memenuhi harapan masyarakat, terutama dalam penanggulangan bencana dan pelayanan publik lainnya," ujar Sugeng Hariyadi.
Ke depan, BPBD Kabupaten Pasuruan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan melalui penguatan kompetensi sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, penyederhanaan prosedur pelayanan, serta penguatan budaya integritas guna mewujudkan pelayanan publik yang prima dan bebas dari praktik korupsi.
Dengan capaian IKM 88,72 dan IPAK 87,74, BPBD Kabupaten Pasuruan optimistis mampu mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas pelayanan pada triwulan berikutnya, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan penanggulangan bencana di Kabupaten Pasuruan semakin kuat.
Komentar (0)