Pohon Tumbang di Jalur Nasional Gempol Ganggu Arus Lalu Lintas, BPBD Pasuruan Bergerak Cepat - Kabupaten Pasuruan

Pohon Tumbang di Jalur Nasional Gempol Ganggu Arus Lalu Lintas, BPBD Pasuruan Bergerak Cepat

12x dibaca    2026-06-15 12:00:00    Administrator

Pohon Tumbang di Jalur Nasional Gempol Ganggu Arus Lalu Lintas, BPBD Pasuruan Bergerak Cepat

Pasuruan, 15 Juni 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mencatat satu kejadian pohon tumbang yang terjadi di wilayah Kecamatan Gempol pada Minggu (14/6/2026). Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 13.59 WIB di Jalan Raya Surabaya-Malang, tepatnya di Desa Kepulungan, dan sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas pada jalur nasional tersebut.

Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Pasuruan, pohon jenis sono kembang tumbang ke badan jalan setelah diduga mengalami kerusakan akibat dibakar oleh orang yang tidak dikenal. Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan pada bangunan atau kendaraan yang melintas.


Menerima laporan kejadian, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Pasuruan segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi pohon tumbang. Petugas juga berkoordinasi dengan pihak terkait guna mempercepat proses pembersihan material pohon sehingga arus lalu lintas dapat kembali normal.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, SE., MM., mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan keselamatan umum.

"Kejadian ini menjadi pengingat bahwa faktor manusia juga dapat memicu terjadinya bencana. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak merusak atau membakar pohon di tepi jalan karena dapat membahayakan pengguna jalan dan menimbulkan kerugian yang lebih besar," ujarnya.

Selain kejadian pohon tumbang tersebut, kondisi kebencanaan di Kabupaten Pasuruan selama periode 14 Juni 2026 pukul 07.00 WIB hingga 15 Juni 2026 pukul 07.00 WIB terpantau relatif kondusif. Tidak terdapat laporan bencana lain yang menonjol, serta tidak ditemukan titik panas (hotspot) di wilayah Kabupaten Pasuruan.

BPBD Kabupaten Pasuruan juga terus memantau perkembangan cuaca dan aktivitas vulkanik di wilayahnya. Status Gunung Bromo masih berada pada Level II (Waspada), sementara Gunung Arjuno-Welirang berada pada Level I (Normal). Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang sewaktu-waktu dapat terjadi, terutama di wilayah pegunungan.

Melalui kesiapsiagaan personel, relawan, dan dukungan masyarakat, BPBD Kabupaten Pasuruan berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya mitigasi dan respons cepat guna meminimalkan dampak bencana di wilayah Kabupaten Pasuruan.


Tim Pusdalops BPBD Kabupaten Pasuruan terus melakukan pemantauan selama 24 jam dan mengajak masyarakat segera melaporkan apabila menemukan potensi bencana atau kondisi darurat di lingkungan sekitarnya.

Komentar (0)

  1. Belum ada komentar

Tulis Disini