Pasuruan, 18 Juni 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) melaporkan bahwa selama periode 17 Juni 2026 pukul 07.00 WIB hingga 18 Juni 2026 pukul 07.00 WIB tidak terjadi kejadian bencana maupun keadaan darurat yang signifikan di wilayah Kabupaten Pasuruan.
Berdasarkan laporan harian Pusdalops-PB, kondisi Kabupaten Pasuruan secara umum berada dalam keadaan aman dan kondusif. Pemantauan terhadap potensi ancaman bencana menunjukkan tidak adanya kejadian bencana, titik panas (hotspot), maupun peningkatan aktivitas vulkanik yang dapat mengancam masyarakat.
Pada sektor vulkanologi, Gunung Bromo masih berada pada status Waspada (Level II), sedangkan Gunung Arjuno dan Gunung Welirang berstatus Normal (Level I). Sementara itu, hasil pemantauan cuaca menunjukkan kondisi cerah sepanjang hari dengan tidak adanya peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Kabupaten Pasuruan.
Meski kondisi relatif aman, BPBD Kabupaten Pasuruan tetap melaksanakan berbagai kegiatan penanganan dan pelayanan kepada masyarakat. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah distribusi air bersih kepada warga Dusun Karangjati, Desa Karangjati, Kecamatan Lumbang, sebagai upaya membantu masyarakat yang terdampak berkurangnya ketersediaan air bersih akibat musim kemarau.
Selain distribusi air bersih, petugas BPBD juga melaksanakan monitoring wilayah serta assessment rumah rusak di Dusun Tawang, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan guna memastikan kondisi masyarakat pascakejadian yang pernah terjadi sebelumnya dan sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko bencana.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, SE., MM., mengatakan bahwa meskipun tidak terdapat kejadian bencana dalam periode pelaporan, BPBD tetap siaga dan terus memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Kondisi Kabupaten Pasuruan saat ini relatif aman dan terkendali. Namun demikian, BPBD tetap melakukan pemantauan wilayah, distribusi air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan, serta berbagai langkah mitigasi sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama pada musim kemarau yang sedang berlangsung," ujar Sugeng Hariyadi.
BPBD Kabupaten Pasuruan juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak, menjaga lingkungan sekitar dari potensi kebakaran lahan, serta tetap mengikuti informasi resmi terkait perkembangan cuaca dan aktivitas gunung api.
Melalui kegiatan pemantauan, pelayanan distribusi air bersih, dan kesiapsiagaan yang berkelanjutan, BPBD Kabupaten Pasuruan berkomitmen untuk terus memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat guna mengurangi risiko bencana di daerah.
Komentar (0)