Pasuruan, 10 Juni 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) melaporkan bahwa kondisi wilayah Kabupaten Pasuruan selama periode 7 hingga 10 Juni 2026 terpantau aman dan kondusif. Tidak terdapat laporan kejadian bencana maupun kejadian kedaruratan lainnya yang terjadi di seluruh wilayah Kabupaten Pasuruan.
Berdasarkan hasil pemantauan harian Pusdalops-PB, tidak ditemukan kejadian banjir, tanah longsor, angin kencang, kebakaran maupun bencana lainnya selama periode tersebut. Kondisi ini menunjukkan bahwa situasi kebencanaan di Kabupaten Pasuruan berada dalam kondisi relatif terkendali.
Selain pemantauan kejadian bencana, BPBD Kabupaten Pasuruan juga terus melakukan monitoring terhadap aktivitas gunung api yang berada di sekitar wilayah Kabupaten Pasuruan. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa Gunung Bromo masih berada pada status Waspada (Level II), sedangkan Gunung Arjuno-Welirang berada pada status Normal (Level I). Hingga saat ini tidak terdapat peningkatan aktivitas vulkanik yang berpotensi menimbulkan ancaman bagi masyarakat.
Pada sektor pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hasil pemantauan hotspot melalui sistem SiPongi+ menunjukkan nihil titik panas di wilayah Kabupaten Pasuruan. Kondisi ini menjadi indikator bahwa risiko kebakaran lahan masih berada pada tingkat rendah meskipun wilayah Jawa Timur mulai memasuki musim kemarau.
Sementara itu, berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG, kondisi cuaca di Kabupaten Pasuruan didominasi cerah hingga cerah berawan dengan suhu udara berkisar antara 20 hingga 31 derajat Celsius. BMKG juga tidak mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem maupun potensi hujan lebat yang dapat memicu bencana hidrometeorologi.
Di wilayah perairan Pasuruan, tinggi gelombang laut terpantau berkisar antara 0,30 hingga 1,40 meter dengan kategori tenang hingga sedang. Kondisi tersebut dinilai masih aman untuk aktivitas pelayaran dan nelayan. Selain itu, tidak terdapat peringatan dini gelombang tinggi dari BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, SE., MM., mengapresiasi kondisi wilayah yang relatif aman dalam beberapa hari terakhir. Meski demikian, pihaknya tetap mengimbau masyarakat agar tidak lengah dan terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
"Meskipun saat ini kondisi Kabupaten Pasuruan relatif aman dan tidak terdapat kejadian bencana yang menonjol, kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama terhadap potensi kekeringan dan kebakaran lahan yang biasanya meningkat pada musim kemarau. BPBD bersama seluruh unsur terkait terus melakukan pemantauan dan siap memberikan respons cepat apabila terjadi kondisi darurat," ujar Sugeng Hariyadi, SE., MM.
BPBD Kabupaten Pasuruan juga memastikan kesiapsiagaan personel, peralatan, serta sistem komunikasi kebencanaan tetap terjaga guna mendukung upaya penanggulangan bencana secara cepat dan efektif apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.
Dengan kondisi cuaca yang cenderung stabil dan tidak adanya ancaman bencana signifikan, masyarakat diharapkan tetap menjaga lingkungan, tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, serta segera melaporkan kepada BPBD apabila menemukan potensi kejadian yang dapat mengancam keselamatan warga.
Komentar (0)
Belum ada komentar
Tulis Disini