Pasuruan, 12 Juni 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) melaporkan kondisi wilayah Kabupaten Pasuruan pada periode 11 Juni 2026 hingga 12 Juni 2026 secara umum berada dalam keadaan aman dan kondusif.
Berdasarkan laporan harian Pusdalops, tidak ditemukan kejadian bencana pada pemantauan shift pagi. Namun, pada laporan shift malam tercatat satu kejadian cuaca ekstrem yang mengakibatkan kerusakan rumah warga di Kecamatan Kraton.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (11/6) sekitar pukul 08.45 WIB di Dusun Sedodol, Desa Plinggisan, Kecamatan Kraton. Angin kencang yang terjadi saat itu menyebabkan atap rumah milik seorang warga roboh. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun bagian atap rumah mengalami kerusakan.
Petugas BPBD segera melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan Kraton dan melaporkan kejadian kepada pimpinan untuk penanganan lebih lanjut.
Selain kejadian tersebut, hasil pemantauan menunjukkan tidak terdapat peningkatan aktivitas vulkanik di wilayah Kabupaten Pasuruan. Status Gunung Bromo masih berada pada Level II (Waspada), sedangkan Gunung Arjuno-Welirang tetap berada pada Level I (Normal).
BPBD juga melaporkan tidak adanya titik panas (hotspot) berdasarkan pemantauan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA20, sehingga potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Pasuruan masih tergolong rendah.
Dari sisi meteorologi, tidak terdapat peringatan dini cuaca ekstrem yang dikeluarkan untuk wilayah Kabupaten Pasuruan. Prakiraan cuaca dalam tiga hari ke depan didominasi kondisi cerah hingga berawan dengan suhu berkisar antara 19 hingga 31 derajat Celsius.
Sementara itu, kondisi perairan Pasuruan terpantau aman dengan tinggi gelombang laut berkisar antara 0,30 hingga 0,70 meter yang masuk kategori tenang hingga rendah. Tidak ada peringatan dini gelombang tinggi yang dikeluarkan oleh BMKG.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan menyampaikan bahwa meskipun secara umum kondisi wilayah aman dan terkendali, masyarakat tetap diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi secara tiba-tiba.
"Alhamdulillah, berdasarkan hasil pemantauan selama 24 jam terakhir, kondisi kebencanaan di Kabupaten Pasuruan relatif aman dan terkendali. Namun demikian, kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang maupun cuaca ekstrem lokal yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama pada bangunan yang sudah tua atau kurang layak. Kami juga meminta masyarakat segera melaporkan kepada pemerintah desa, kecamatan, maupun BPBD apabila terjadi kejadian darurat kebencanaan agar dapat segera ditangani," ujar Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan.
Lebih lanjut, BPBD Kabupaten Pasuruan akan terus melakukan pemantauan perkembangan cuaca, aktivitas vulkanik, serta potensi ancaman bencana lainnya guna memastikan kesiapsiagaan seluruh unsur penanggulangan bencana di daerah.
Dengan kondisi tersebut, tingkat risiko kebencanaan di Kabupaten Pasuruan selama periode pelaporan dinilai masih rendah dan terkendali, meskipun kewaspadaan serta kesiapsiagaan masyarakat tetap perlu dipertahankan.
Komentar (0)
Belum ada komentar
Tulis Disini