Pasuruan - Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Pasuruan pada Rabu malam (27/5/2026) menyebabkan sejumlah kejadian bencana hidrometeorologi berupa banjir genangan, banjir luapan sungai, serta pohon tumbang di beberapa wilayah. Tim BPBD Kabupaten Pasuruan bergerak cepat melakukan penanganan dan koordinasi di lokasi terdampak.
Kejadian pertama dilaporkan terjadi di Desa Legok, Kecamatan Gempol, pada Rabu malam sekitar pukul 23.15 WIB. Hujan deras di wilayah hulu DAS Wrati menyebabkan debit air meningkat dan meluap ke jalan serta permukiman warga di Dusun Ngering dan Dusun Bonsari dengan ketinggian genangan sekitar 10 hingga 15 sentimeter.

Selain itu, banjir luapan juga terjadi di Dusun Batokan, Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton pada Kamis dini hari (28/5/2026) sekitar pukul 00.20 WIB. Luapan Sungai Welang akibat tingginya curah hujan di wilayah hulu menyebabkan genangan di kawasan permukiman warga.
Pada hari berikutnya, BPBD Kabupaten Pasuruan juga menerima laporan kejadian pohon tumbang di Dusun Gragal, Desa Gajahbendo, Kecamatan Beji. Pohon tumbang diduga akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Rabu sore sekitar pukul 16.30 WIB.
Beruntung, seluruh kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan berat. Meski demikian, aktivitas masyarakat sempat terganggu akibat genangan air dan akses jalan yang terdampak pohon tumbang.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, SE., MM., menyampaikan bahwa BPBD bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) langsung melakukan penanganan dan koordinasi dengan pihak terkait begitu menerima laporan dari masyarakat dan relawan.
âBPBD Kabupaten Pasuruan terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi sewaktu-waktu. Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah rawan banjir dan dekat aliran sungai, agar tetap waspada dan segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat,â ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan informasi BMKG, wilayah Kabupaten Pasuruan masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah kecamatan.
BPBD Kabupaten Pasuruan juga memastikan pemantauan kondisi wilayah terus dilakukan secara intensif guna mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi susulan.
Komentar (0)
Belum ada komentar
Tulis Disini