Pasuruan, 19 Juni 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Desa Kedungrejo, Kecamatan Winongan, Kamis (18/6/2026). Penyaluran dilakukan sebagai respons cepat terhadap berkurangnya ketersediaan air bersih akibat mulai memasuki musim kemarau.
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Pasuruan, kekeringan terjadi di tiga wilayah dusun, yakni Dusun Sumber Telor, Dusun Krajan 5, dan Dusun Krajan 5 (Aceman). Sebanyak 211 Kepala Keluarga (KK) terdampak kondisi tersebut.
Sebagai langkah penanganan darurat, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Pasuruan telah mendistribusikan air bersih sebanyak lima ritase kepada masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari.
Kondisi kekeringan dipicu oleh berkurangnya debit sumber air seiring awal musim kemarau yang mulai dirasakan di sejumlah wilayah Kabupaten Pasuruan. Meski demikian, hingga periode pelaporan tidak terdapat kejadian bencana lain yang menonjol di wilayah Kabupaten Pasuruan.
Selain itu, hasil pemantauan BPBD menunjukkan tidak terdapat titik panas (hotspot) yang terdeteksi di wilayah Kabupaten Pasuruan. Aktivitas vulkanik Gunung Bromo masih berada pada status Waspada (Level II), sementara Gunung Arjuno-Welirang berada pada status Normal (Level I). Tidak ada peningkatan aktivitas vulkanik yang terpantau.
Prakiraan cuaca dari BMKG juga menunjukkan kondisi cuaca di Kabupaten Pasuruan didominasi cerah hingga cerah berawan dalam beberapa hari ke depan. Tidak terdapat peringatan dini cuaca ekstrem maupun peringatan gelombang tinggi yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, SE., MM. mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan melaporkan kepada pemerintah desa maupun BPBD apabila mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.
"Memasuki musim kemarau, kami mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan air dan segera melaporkan apabila terdapat wilayah yang mulai mengalami kekurangan air bersih. BPBD akan terus melakukan pemantauan dan menyiapkan langkah-langkah penanganan guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi," ujarnya.
BPBD Kabupaten Pasuruan juga terus meningkatkan koordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, dan instansi terkait guna mengantisipasi potensi meluasnya dampak kekeringan selama musim kemarau berlangsung.
Komentar (0)