BPBD Kabupaten Pasuruan Catat Sejumlah Kejadian Dampak Cuaca Ekstrem dan Banjir Genangan
20x dibaca
2026-05-22 12:00:00
Administrator
Pasuruan - Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang melanda wilayah Kabupaten Pasuruan dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan sejumlah kejadian bencana hidrometeorologi di beberapa kecamatan. Berdasarkan laporan harian Pusdalops BPBD Kabupaten Pasuruan periode 21 Mei 2026 pukul 07.00 WIB hingga 22 Mei 2026 pukul 07.00 WIB, kejadian yang tercatat meliputi banjir genangan, rumah rusak akibat cuaca ekstrem, hingga tanah longsor.
Salah satu kejadian yang masih dipantau terjadi di Kecamatan Kraton akibat meluapnya DAS Welang setelah hujan deras mengguyur wilayah hulu. Genangan sempat terjadi di Dusun Batoan Desa Tambakrejo dan Dusun Pulodowo Desa Pulokerto dengan ketinggian air mencapai 30-40 sentimeter. Pada pemantauan terakhir, sebagian wilayah telah berangsur surut dan menyisakan genangan sekitar 10-15 sentimeter di Dusun Pulodowo.
Selain banjir genangan, cuaca ekstrem juga menyebabkan kerusakan rumah warga di Kecamatan Kejayan, Wonorejo, dan Purwodadi. Di Lingkungan Kranggan Kelurahan Kejayan, atap rumah milik warga rusak akibat hujan deras disertai angin kencang. Sementara di Dusun Karangpoh Desa Kluwut Kecamatan Wonorejo, hujan lebat mengakibatkan atap rumah dan sebagian tembok warga mengalami keretakan.
Kejadian lebih parah terjadi di Dusun Krajan Desa Sentul Kecamatan Purwodadi, di mana bagian tengah rumah milik warga dilaporkan ambruk secara bertahap setelah diguyur hujan deras. Warga sekitar segera melakukan evakuasi terhadap lima penghuni rumah dan dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Selain itu, tanah longsor juga terjadi di Dusun Kedungrejo Desa Rejosari Kecamatan Kraton akibat derasnya arus sungai yang memicu erosi tebing. Longsoran dilaporkan memiliki panjang sekitar 15 meter dengan kedalaman mencapai 3 meter.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, SE., MM., menyampaikan bahwa pihak BPBD terus melakukan asesmen dan koordinasi bersama pemerintah desa, kecamatan, serta unsur terkait untuk memastikan kondisi masyarakat terdampak tetap aman.
"Petugas TRC BPBD terus melakukan pemantauan, asesmen, dan koordinasi di lapangan. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan lebat disertai angin kencang yang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Pasuruan,"Â ujarnya.
Berdasarkan peringatan dini cuaca dari BMKG, wilayah Kabupaten Pasuruan masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah kecamatan.
BPBD Kabupaten Pasuruan juga mengimbau masyarakat yang berada di wilayah rawan banjir, longsor, dan angin kencang untuk meningkatkan kewaspadaan serta segera melapor apabila terjadi kondisi kedaruratan di lingkungan masing-masing.
Komentar (0)
Belum ada komentar
Tulis Disini