Pasuruan, 11 Juli 2026 - Kondisi kebencanaan di Kabupaten Pasuruan selama periode Jumat, 10 Juli 2026 pukul 07.00 WIB hingga Sabtu, 11 Juli 2026 pukul 07.00 WIB terpantau relatif aman dan kondusif. Berdasarkan Laporan Harian Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Pasuruan, tidak terdapat kejadian bencana yang menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan signifikan.
Selama periode pemantauan, BPBD Kabupaten Pasuruan hanya menerima satu laporan kejadian lain-lain berupa pohon rawan tumbang di Desa Watestani, Kecamatan Nguling, pada Jumat (10/7) pukul 14.26 WIB. Laporan diterima melalui Call Center 112 dan segera ditindaklanjuti oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Pasuruan.
"Hasil asesmen menunjukkan tidak terdapat korban jiwa, kerusakan, maupun kerugian akibat kejadian tersebut. Tim segera melakukan koordinasi dan penanganan di lapangan guna mengantisipasi potensi risiko yang lebih besar," demikian disampaikan dalam laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Pasuruan.

Selain itu, hasil pemantauan cuaca menunjukkan Kabupaten Pasuruan didominasi kondisi cerah hingga udara kabur dengan suhu berkisar antara 17-33 derajat Celcius dalam tiga hari ke depan. BMKG juga tidak mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan sedang hingga lebat maupun cuaca ekstrem di wilayah Kabupaten Pasuruan.
Kondisi aliran sungai di sejumlah daerah aliran sungai (DAS) utama, seperti DAS Wrati, Kedunglarangan, Rejoso, Welang, Petung, dan Lawean, dilaporkan berada dalam kondisi normal. Sementara itu, kondisi perairan Pasuruan juga relatif aman dengan tinggi gelombang berkisar 0,50-0,60 meter atau masuk kategori tenang hingga rendah.
Dari aspek vulkanologi, Gunung Bromo masih berada pada Status Level II (Waspada), sedangkan Gunung Arjuno-Welirang berada pada Status Level I (Normal). Tidak ditemukan adanya peningkatan aktivitas vulkanik selama periode pelaporan.
Pemantauan titik panas (hotspot) melalui sensor satelit MODIS Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA20 juga menunjukkan nihil titik panas di wilayah Kabupaten Pasuruan. Meski demikian, BPBD tetap mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca yang cenderung kering berpotensi meningkatkan risiko kekeringan dan kebakaran lahan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, SE., MM., mengatakan bahwa kondisi cuaca yang didominasi cerah perlu menjadi perhatian bersama.
"Meskipun kondisi Kabupaten Pasuruan saat ini relatif aman dan terkendali, masyarakat tetap diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi kering, seperti kekeringan, kebakaran lahan, serta potensi pohon tumbang. BPBD bersama seluruh unsur terkait terus melakukan pemantauan dan siap merespons setiap laporan masyarakat selama 24 jam," ujarnya.
BPBD Kabupaten Pasuruan juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi resmi dari BMKG dan BPBD serta segera melaporkan apabila menemukan potensi ancaman bencana melalui Call Center 112 atau Pusdalops BPBD Kabupaten Pasuruan di nomor 0812-2000-2407.
Komentar (0)