Pasuruan, 1 Juli 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) melaporkan bahwa kondisi kebencanaan di wilayah Kabupaten Pasuruan selama periode Selasa, 30 Juni 2026 pukul 19.00 WIB hingga Rabu, 1 Juli 2026 pukul 07.00 WIB terpantau aman dan kondusif. Berdasarkan hasil pemantauan, tidak terdapat kejadian bencana maupun musibah lainnya (nihil) selama periode tersebut.
Dari hasil monitoring, kondisi cuaca di Kabupaten Pasuruan didominasi cerah pada pagi, siang, sore hingga malam hari. Seluruh Daerah Aliran Sungai (DAS) utama, meliputi DAS Wrati, Kedunglarangan, Welang, Petung, Rejoso, dan Lawean berada pada kondisi normal sehingga tidak terdapat indikasi peningkatan potensi banjir.
BPBD juga terus memantau aktivitas gunung api di wilayah Kabupaten Pasuruan. Gunung Bromo masih berada pada Status Level II (Waspada), sedangkan Gunung Arjuno dan Gunung Welirang berada pada Status Level I (Normal). Hingga saat ini tidak terdapat peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan.
Selain itu, hasil pemantauan satelit tidak menunjukkan adanya titik panas (hotspot) di wilayah Kabupaten Pasuruan. Sementara itu, kondisi perairan Pasuruan relatif aman dengan tinggi gelombang berkisar antara 0,30 hingga 1,00 meter dan tidak terdapat peringatan dini gelombang tinggi.
Meski kondisi secara umum aman, BPBD Kabupaten Pasuruan tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Masyarakat juga diminta terus mengikuti informasi resmi dari BMKG, PVMBG, dan BPBD Kabupaten Pasuruan sebagai acuan dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, SE., MM., mengatakan bahwa meskipun situasi saat ini relatif kondusif, kesiapsiagaan seluruh unsur penanggulangan bencana tetap menjadi prioritas.
"Alhamdulillah, selama periode pemantauan tidak terdapat kejadian bencana di Kabupaten Pasuruan. Namun kami mengimbau masyarakat untuk tidak lengah, tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba serta mematuhi rekomendasi terkait aktivitas Gunung Bromo yang masih berada pada Status Level II (Waspada). BPBD bersama seluruh stakeholder akan terus melakukan monitoring selama 24 jam guna memastikan kondisi wilayah tetap aman," ujar Sugeng Hariyadi, SE., MM.
BPBD Kabupaten Pasuruan juga memastikan layanan Pusdalops PB tetap siaga selama 24 jam untuk menerima laporan masyarakat dan melakukan respons cepat apabila terjadi keadaan darurat. Masyarakat diharapkan segera melaporkan setiap kejadian kebencanaan melalui layanan darurat BPBD agar penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Komentar (0)