PUBLIKASI

Kabar dan informasi terbaru dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan.

BPBD Kabupaten Pasuruan: Situasi Kebencanaan Aman dan Terkendali, Masyarakat Tetap Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem

BPBD Kabupaten Pasuruan: Situasi Kebencanaan Aman dan Terkendali, Masyarakat Tetap Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem

Pasuruan, 24 Juni 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan melaporkan kondisi wilayah Kabupaten Pasuruan secara umum dalam keadaan aman dan terkendali selama periode pemantauan Selasa, 23 Juni 2026 pukul 07.00 WIB hingga Rabu, 24 Juni 2026 pukul 07.00 WIB. Berdasarkan laporan harian Pusdalops BPBD Kabupaten Pasuruan, tidak terdapat kejadian bencana maupun kejadian lain yang memerlukan penanganan darurat selama periode tersebut.

Selain itu, hasil pemantauan titik panas (hotspot) melalui Sistem Pemantauan Karhutla SiPongi+ menunjukkan nihil titik panas di seluruh wilayah Kabupaten Pasuruan. Kondisi ini mengindikasikan tidak adanya potensi kebakaran hutan dan lahan yang terdeteksi selama masa pemantauan.

Dari sektor vulkanologi, aktivitas gunung api di wilayah Kabupaten Pasuruan masih berada pada kondisi normal dan stabil. Gunung Bromo tetap berada pada Status Level II (Waspada), sedangkan Gunung Arjuno dan Gunung Welirang berada pada Status Level I (Normal). Tidak terdapat peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan berdasarkan data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Sementara itu, seluruh Daerah Aliran Sungai (DAS) utama di Kabupaten Pasuruan, meliputi DAS Wrati, DAS Kedunglarangan, DAS Rejoso, DAS Welang, DAS Petung, dan DAS Lawean, terpantau dalam kondisi normal sehingga belum terdapat indikasi ancaman banjir maupun luapan sungai.

Meski demikian, BPBD Kabupaten Pasuruan mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi perubahan cuaca yang dapat terjadi secara mendadak. Berdasarkan informasi dari BMKG, sejumlah wilayah Kabupaten Pasuruan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama di wilayah Purwodadi, Tutur, Pasrepan, Kejayan, Wonorejo, Purwosari, Sukorejo, Prigen, Pandaan, Beji, Rembang, Kraton, Gondangwetan, Winongan, Puspo, Lumbang, Gempol, Bangil, Grati, Nguling, Lekok, Rejoso, dan Tosari.

Di sektor kelautan, kondisi perairan Pasuruan relatif aman dengan tinggi gelombang berkisar antara 0,60 hingga 1,10 meter dan kecepatan angin 2-10 knot. BMKG juga tidak mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi untuk wilayah perairan Pasuruan.

Selama periode pelaporan, BPBD Kabupaten Pasuruan terus melaksanakan kegiatan monitoring wilayah serta mendukung operasi pencarian dan pertolongan (Opsar) kejadian laka air di Perairan Kupang, Kecamatan Tanjungsari.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan menyampaikan bahwa pihaknya terus meningkatkan kesiapsiagaan dan pemantauan di seluruh wilayah guna mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

"Meskipun kondisi Kabupaten Pasuruan saat ini relatif aman dan terkendali, masyarakat tetap kami imbau untuk waspada terhadap perubahan cuaca yang terjadi secara cepat, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat disertai petir dan angin kencang. BPBD Kabupaten Pasuruan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan keselamatan masyarakat," ujar Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan.

BPBD Kabupaten Pasuruan juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila terjadi kejadian darurat maupun potensi bencana melalui layanan Pusdalops BPBD Kabupaten Pasuruan yang siaga 24 jam.

PUSDALOPS BPBD Kabupaten Pasuruan
☎️ 0812-2000-2407 (24 Jam)
🚨 Call Center Darurat 112 Kabupaten Pasuruan

Komentar (0)

Share :
Belum ada komentar

Tulis Disini