PUBLIKASI

Kabar dan informasi terbaru dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan.

BPBD Kabupaten Pasuruan: Kondisi Kebencanaan Nihil, Masyarakat Tetap Diimbau Waspadai Perubahan Cuaca

BPBD Kabupaten Pasuruan: Kondisi Kebencanaan Nihil, Masyarakat Tetap Diimbau Waspadai Perubahan Cuaca

Pasuruan, 6 Juli 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) melaporkan bahwa kondisi kebencanaan di wilayah Kabupaten Pasuruan selama periode Minggu, 5 Juli 2026 pukul 07.00 WIB hingga Senin, 6 Juli 2026 pukul 07.00 WIB berada dalam kondisi aman dan kondusif. Selama 24 jam terakhir tidak tercatat adanya kejadian bencana maupun kejadian kedaruratan lainnya di seluruh wilayah Kabupaten Pasuruan.

Hasil pemantauan BPBD juga menunjukkan bahwa seluruh Daerah Aliran Sungai (DAS) utama di Kabupaten Pasuruan, yaitu DAS Wrati, Kedunglarangan, Welang, Petung, Rejoso, dan Lawean, berada dalam kondisi normal. Selain itu, monitoring hotspot melalui Sistem SiPongi tidak mendeteksi adanya titik panas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan.

Di sektor vulkanologi, aktivitas Gunung Bromo masih berada pada Status Level II (Waspada) sesuai rekomendasi PVMBG, sedangkan Gunung Arjuno dan Gunung Welirang tetap berada pada Status Level I (Normal). Hingga saat ini tidak terdapat peningkatan aktivitas vulkanik yang memerlukan tindakan khusus.

Berdasarkan prakiraan cuaca, kondisi cuaca pada Senin (6/7) didominasi cerah. Namun demikian, hasil monitoring menunjukkan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di beberapa wilayah Kabupaten Pasuruan sehingga masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan perubahan cuaca secara tiba-tiba, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat.

BPBD Kabupaten Pasuruan juga memastikan bahwa seluruh personel Pusdalops tetap melaksanakan monitoring wilayah selama 24 jam untuk memastikan setiap potensi kejadian dapat ditangani secara cepat apabila terjadi kondisi darurat.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, SE., MM., mengatakan bahwa meskipun situasi kebencanaan masih terkendali, masyarakat diharapkan tidak lengah.

"Alhamdulillah, selama 24 jam terakhir tidak ada kejadian bencana di wilayah Kabupaten Pasuruan. Meski demikian, kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu. BPBD bersama seluruh unsur terkait terus melakukan pemantauan wilayah selama 24 jam agar apabila terjadi potensi bencana dapat segera dilakukan penanganan secara cepat dan tepat," ujar Sugeng Hariyadi.

Ia juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan potensi bencana seperti pohon rawan tumbang, longsor, luapan sungai, maupun kejadian kedaruratan lainnya melalui Call Center 112 atau Pusdalops BPBD Kabupaten Pasuruan di nomor 0812-2000-2407 agar dapat segera ditindaklanjuti.

Dengan kondisi yang relatif aman saat ini, BPBD Kabupaten Pasuruan tetap mengedepankan langkah-langkah kesiapsiagaan melalui pemantauan cuaca, kondisi sungai, aktivitas gunung api, serta koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan sebagai upaya mitigasi menghadapi potensi bencana hidrometeorologi selama musim kemarau.

Komentar (0)

Share :
Belum ada komentar

Tulis Disini