Waspada Cuaca Ekstrem, Longsor Terjadi di Tutur, BPBD Pasuruan Imbau Kesiapsiagaan - Kabupaten Pasuruan

Waspada Cuaca Ekstrem, Longsor Terjadi di Tutur, BPBD Pasuruan Imbau Kesiapsiagaan

27x dibaca    2026-04-29 12:00:00    Administrator

Waspada Cuaca Ekstrem, Longsor Terjadi di Tutur, BPBD Pasuruan Imbau Kesiapsiagaan

Pasuruan, 29 April 2026 — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) melaporkan kondisi wilayah Kabupaten Pasuruan relatif kondusif selama periode pemantauan Selasa (28/4/2026) pukul 19.00 WIB hingga Rabu (29/4/2026) pukul 07.00 WIB. Meskipun demikian, masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.

Berdasarkan laporan Pusdalops, terjadi satu kejadian tanah longsor di wilayah Kecamatan Tutur, tepatnya di Dusun Mucangan, Desa Kalipucang pada Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Kejadian tersebut dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi.

Material longsor dengan lebar sekitar 4 meter dan tinggi 1 meter sempat menutup sebagian akses jalan di sekitar TK PGRI 2 Kalipucang. Tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian material dalam peristiwa ini.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, SE, MM, menyampaikan bahwa kondisi cuaca saat ini masih berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, terutama di wilayah rawan.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di daerah perbukitan dan rawan longsor, untuk meningkatkan kewaspadaan. Curah hujan yang masih tinggi berpotensi memicu kejadian bencana,” ujarnya.

Berdasarkan informasi dari BMKG, wilayah Kabupaten Pasuruan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah kecamatan, antara lain Prigen, Sukorejo, Bangil, Beji, dan Pandaan.

Menindaklanjuti hal tersebut, BPBD Kabupaten Pasuruan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana.

“Kami telah meningkatkan pemantauan di wilayah rawan, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan agar dapat merespons secara cepat dan tepat apabila terjadi bencana,” tambahnya.

Sementara itu, kondisi aktivitas gunung api di wilayah Kabupaten Pasuruan terpantau stabil. Gunung Bromo berada pada status Level II (Waspada), sedangkan Gunung Arjuno-Welirang dalam status normal (Level I). Selain itu, tidak terpantau adanya titik panas kebakaran hutan dan lahan.


Untuk kondisi perairan, tinggi gelombang laut di wilayah Pasuruan berkisar antara 0,20 hingga 0,70 meter (kategori tenang hingga rendah), serta tidak terdapat peringatan dini gelombang tinggi.

BPBD Kabupaten Pasuruan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, serta aktif memantau informasi resmi dari pemerintah dan segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing.

Komentar (0)

  1. Belum ada komentar

Tulis Disini