Ratusan Siswa PAUD dan TK Ikuti Edukasi Kebencanaan di BPBD Kabupaten Pasuruan - Kabupaten Pasuruan

Ratusan Siswa PAUD dan TK Ikuti Edukasi Kebencanaan di BPBD Kabupaten Pasuruan

10x dibaca    2026-05-13 12:00:00    Administrator

Ratusan Siswa PAUD dan TK Ikuti Edukasi Kebencanaan di BPBD Kabupaten Pasuruan

Bangil — Sebanyak 303 siswa PAUD dan TK mengikuti kegiatan kunjungan edukasi kebencanaan di Kantor BPBD Kabupaten Pasuruan pada Rabu (13/5/2026). Kegiatan ini bertujuan mengenalkan kesiapsiagaan bencana sejak usia dini melalui pembelajaran interaktif dan praktik langsung.

Peserta berasal dari beberapa lembaga pendidikan, yakni PAUD Muslimat NU 10 Khodijah Bangil, PAUD Anisah Bangil, TK Sirojudin II Rembang, dan TK YWKA Bangil. Selain siswa, kegiatan juga didampingi puluhan guru dan komite sekolah.


Dalam kegiatan tersebut, anak-anak mendapatkan materi pengenalan tugas dan fungsi BPBD, jenis-jenis bencana, serta langkah sederhana penyelamatan diri saat terjadi keadaan darurat. Penyampaian materi dilakukan secara menarik menggunakan media visual dan bahasa yang mudah dipahami anak-anak.

Tidak hanya belajar di dalam ruangan, peserta juga diajak mengikuti simulasi lapangan dan pengenalan alat kebencanaan. Anak-anak tampak antusias saat mengikuti simulasi air menggunakan selang pemadam serta mencoba perlengkapan keselamatan seperti helm, pelampung, dan perahu evakuasi BNPB.


Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pasuruan menyampaikan bahwa edukasi kebencanaan sejak usia dini menjadi langkah penting dalam membangun budaya sadar bencana di masyarakat.

“Kami ingin menanamkan pemahaman kepada anak-anak bahwa kesiapsiagaan bencana harus dikenalkan sejak dini. Dengan metode edukasi yang menyenangkan dan praktik langsung seperti ini, anak-anak lebih mudah memahami cara menjaga keselamatan diri ketika terjadi bencana,” ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa kegiatan edukasi seperti ini akan terus didorong sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di Kabupaten Pasuruan.

Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat. Para siswa terlihat aktif bertanya dan mengikuti setiap sesi praktik dengan didampingi guru masing-masing.

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai memberikan pengalaman belajar baru di luar kelas sekaligus menambah wawasan anak mengenai mitigasi bencana.

Dengan adanya kegiatan edukasi seperti ini, diharapkan anak-anak dapat memiliki pemahaman dasar tentang keselamatan diri dan kesiapsiagaan menghadapi bencana sejak usia dini.

Komentar (0)

  1. Belum ada komentar

Tulis Disini