PASURUAN - Situasi kebencanaan di Kabupaten Pasuruan selama periode Minggu, 2 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB hingga Senin, 3 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB secara umum terpantau aman dan terkendali. Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Pasuruan, terdapat satu kejadian kebakaran rumah di Kecamatan Wonorejo, sementara pada periode malam tidak dilaporkan adanya kejadian bencana baru.
Kebakaran terjadi pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 13.30 WIB di Dusun Areng-areng Selatan, Desa Sambisirah, Kecamatan Wonorejo. Peristiwa diketahui setelah seorang warga melihat gumpalan asap hitam tebal dan percikan api yang berasal dari arah ruang tengah rumah korban.
Warga sekitar kemudian bergotong royong melakukan upaya pemadaman awal menggunakan peralatan seadanya sembari menghubungi Pemadam Kebakaran dan BPBD. Sekitar pukul 14.00 WIB, satu unit armada Pemadam Kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan lokalisir serta pemadaman. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 15.00 WIB dan dilanjutkan dengan proses pendinginan.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, rumah mengalami kerusakan pada bagian atap akibat terbakar. Laporan Pusdalops menyebutkan penanganan dilakukan melalui pelaporan kepada pimpinan dan koordinasi dengan perangkat desa.
Sementara itu, dari sisi kondisi alam, situasi Kabupaten Pasuruan relatif kondusif. Tidak terdapat peringatan dini cuaca untuk wilayah Kabupaten Pasuruan pada periode pemantauan. Prakiraan cuaca 3-5 Agustus didominasi kondisi cerah pada pagi hingga sore hari, dengan potensi udara kabur atau berawan pada malam hari.
Kondisi aliran sungai juga terpantau normal. DAS Wrati, Kedunglarangan, Rejoso, Welang, Petung, dan Lawean berada dalam kondisi normal sehingga belum menunjukkan indikasi peningkatan debit yang berpotensi memicu banjir.
Di sektor gunung api, Gunung Bromo masih berada pada Level II (Waspada), sedangkan Gunung Arjuno-Welirang berada pada Level I (Normal). Selama periode pemantauan tidak terdapat laporan peningkatan aktivitas vulkanisme maupun titik panas di wilayah Kabupaten Pasuruan.
Kondisi perairan Pasuruan juga relatif aman, dengan tinggi gelombang berkisar 0,50-1,00 meter atau dalam kategori tenang hingga rendah. Kecepatan angin berada pada kisaran 4-13 knot dan tidak terdapat peringatan dini gelombang tinggi.
BPBD Perkuat Kesiapsiagaan
BPBD Kabupaten Pasuruan terus melakukan monitoring wilayah dan pemantauan terhadap potensi kejadian bencana. Masyarakat diimbau tidak lengah meskipun kondisi kebencanaan secara umum relatif aman.
Khusus untuk mengantisipasi kebakaran permukiman, masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan terhadap sumber-sumber api, instalasi listrik, kompor, serta peralatan elektronik yang berpotensi menjadi pemicu kebakaran.
âKesiapsiagaan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan dan penanganan bencana. Ketika terjadi kejadian, kecepatan masyarakat melaporkan dan melakukan tindakan awal yang aman dapat membantu mencegah api semakin meluas,â demikian pesan kesiapsiagaan yang relevan dengan kejadian kebakaran di Wonorejo.
BPBD Kabupaten Pasuruan juga mengingatkan masyarakat untuk tetap mengikuti informasi resmi kebencanaan, terutama berkaitan dengan perkembangan aktivitas Gunung Bromo dan perubahan kondisi cuaca.
Secara keseluruhan, situasi Kabupaten Pasuruan masih dalam kondisi aman dan terkendali, namun kewaspadaan tetap diperlukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kejadian yang dapat muncul sewaktu-waktu.
Komentar (0)