Pasuruan, 30 April 2026 â Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan melaporkan bahwa selama periode pemantauan Rabu, 29 April 2026 pukul 19.00 WIB hingga Kamis, 30 April 2026 pukul 07.00 WIB, tidak terjadi kejadian bencana di wilayah Kabupaten Pasuruan.
Laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) menunjukkan kondisi wilayah dalam keadaan aman dan terkendali. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Berdasarkan peringatan dini cuaca, sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Sukorejo, Prigen, Pandaan, Gempol, Beji, Bangil, dan Rembang.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan,
Sugeng Hariyadi, SE, MM, menegaskan bahwa kesiapsiagaan masyarakat menjadi
kunci dalam mengurangi risiko bencana.
âMeski saat ini tidak ada kejadian bencana, kami tetap mengimbau masyarakat
untuk waspada terhadap perubahan cuaca yang cukup dinamis. Potensi hujan lebat
dan angin kencang dapat memicu banjir maupun pohon tumbang,â ujarnya.
Selain itu, BPBD juga terus melakukan pemantauan terhadap potensi ancaman lainnya. Aktivitas Gunung Bromo saat ini berada pada status Level II (Waspada), namun tidak menunjukkan adanya peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan. Sementara itu, tidak terdeteksi titik panas (hotspot) di wilayah Kabupaten Pasuruan, serta kondisi gelombang laut di perairan Pasuruan berada pada kategori tenang.
Manager Pusdalops PB BPBD Kabupaten Pasuruan
menambahkan bahwa sistem pemantauan dan komunikasi tetap berjalan selama 24 jam.
âMonitoring dilakukan melalui radio komunikasi dan media sosial guna memastikan
setiap informasi kejadian dapat segera ditindaklanjuti,â jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat, menghindari berteduh di bawah pohon saat terjadi angin kencang, serta menjaga kebersihan saluran drainase agar tidak terjadi genangan.
BPBD Kabupaten Pasuruan akan terus melakukan pemantauan perkembangan situasi serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan keselamatan masyarakat tetap terjaga.
Komentar (0)
Belum ada komentar
Tulis Disini