PUBLIKASI

Kabar dan informasi terbaru dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan.

BPBD Kabupaten Pasuruan Tangani Kebakaran dan Tanah Gerak, Salurkan Bantuan kepada Warga Terdampak

BPBD Kabupaten Pasuruan Tangani Kebakaran dan Tanah Gerak, Salurkan Bantuan kepada Warga Terdampak

Pasuruan, 28 Juli 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan bergerak cepat melakukan asesmen, penanganan, dan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak bencana yang terjadi di wilayah Kabupaten Pasuruan pada Senin (27/7/2026).

Dua kejadian yang menjadi perhatian BPBD yakni kebakaran bengkel di Dusun Karanggondang, Desa Pucangsari, Kecamatan Purwosari, serta tanah gerak di Dusun Karangselem, Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati. Kedua kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan kerusakan pada bangunan milik warga.

Pada peristiwa kebakaran di Desa Pucangsari, bangunan bengkel milik warga mengalami kerusakan berat hingga hangus terbakar. Setelah menerima laporan dari pemerintah desa, BPBD Kabupaten Pasuruan segera berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, aparat desa, dan unsur terkait, kemudian menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan asesmen dan pendataan kerusakan di lokasi kejadian.

Sementara itu, di Kecamatan Grati, BPBD melakukan kaji cepat terhadap kejadian tanah gerak di Dusun Karangselem, Desa Cukurgondang. Hasil asesmen menunjukkan bahwa fenomena tersebut merupakan kejadian berulang yang telah muncul sejak tahun 2025 dan kembali mengalami perkembangan pada 26 Juli 2026. Dampaknya, satu unit rumah mengalami kerusakan pada bagian atap, teras, ruang tamu, kamar, serta dinding yang retak. Selain itu, ditemukan retakan tanah dengan panjang sekitar 500 meter.

Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat terdampak, BPBD Kabupaten Pasuruan bersama Pemerintah Desa Cukurgondang menyerahkan bantuan logistik berupa perlengkapan keluarga, perlengkapan tidur, paket pangan, dan kebutuhan dasar lainnya guna membantu meringankan beban korban selama masa penanganan darurat.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, SE., MM., mengatakan bahwa penanganan bencana tidak hanya berfokus pada respons cepat saat kejadian, tetapi juga memastikan masyarakat terdampak memperoleh pendampingan dan bantuan yang dibutuhkan.

"Begitu menerima laporan, kami langsung menerjunkan Tim Reaksi Cepat untuk melakukan asesmen, berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan, serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat segera dipenuhi. Kecepatan penanganan menjadi prioritas agar dampak bencana dapat diminimalkan," ujar Sugeng Hariyadi.

Ia menambahkan bahwa khusus untuk kejadian tanah gerak di Desa Cukurgondang, BPBD akan terus melakukan pemantauan perkembangan retakan tanah bersama pemerintah desa dan instansi teknis terkait.

"Fenomena tanah gerak ini merupakan kejadian yang berulang sehingga perlu pemantauan secara berkala. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menghindari aktivitas di sekitar retakan apabila terjadi perkembangan, serta segera melapor kepada BPBD atau pemerintah desa apabila ditemukan perubahan kondisi di lapangan," tambahnya.


Kalaksa BPBD Kab. Pasuruan juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau.

"Saat musim kemarau, risiko kebakaran cenderung meningkat. Kami mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan instalasi listrik, tidak membakar sampah sembarangan, serta memastikan sumber api benar-benar padam setelah digunakan. Upaya pencegahan merupakan langkah terbaik untuk mengurangi risiko bencana," tegasnya.

Selain melakukan penanganan di lapangan, BPBD Kabupaten Pasuruan juga terus memantau kondisi cuaca, aktivitas gunung api, dan potensi ancaman bencana lainnya. Berdasarkan hasil monitoring, tidak terdapat peringatan dini cuaca ekstrem maupun titik panas (hotspot) di wilayah Kabupaten Pasuruan. Aktivitas Gunung Bromo masih berada pada Status Level II (Waspada), sedangkan Gunung Arjuno-Welirang berada pada Status Level I (Normal).

BPBD Kabupaten Pasuruan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta memberikan pelayanan penanggulangan bencana yang cepat, tepat, dan profesional demi melindungi masyarakat Kabupaten Pasuruan.

Komentar (0)

Share :
Belum ada komentar

Tulis Disini