Pasuruan, 24 Juli 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan memastikan kondisi kebencanaan di wilayah Kabupaten Pasuruan hingga Jumat (24/7/2026) pagi dalam keadaan aman dan terkendali. Berdasarkan hasil monitoring Pusdalops BPBD selama periode Kamis, 23 Juli 2026 pukul 07.00 WIB hingga Jumat, 24 Juli 2026 pukul 07.00 WIB, tidak terdapat kejadian bencana maupun kejadian lain yang memerlukan penanganan darurat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, SE., MM, menyampaikan bahwa seluruh personel Pusdalops tetap melaksanakan pemantauan wilayah secara intensif selama 24 jam untuk memastikan kondisi tetap aman.
âAlhamdulillah selama periode pemantauan tidak ada laporan kejadian bencana di wilayah Kabupaten Pasuruan. Meskipun kondisi relatif aman, kami tetap mengimbau masyarakat agar waspada terhadap kemungkinan perubahan cuaca yang dapat terjadi secara mendadak,â ujarnya.
Dari hasil pemantauan cuaca, wilayah Kabupaten Pasuruan didominasi kondisi cerah hingga berawan, dengan fenomena udara kabur pada beberapa periode malam hingga pagi hari. BMKG juga tidak mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Kabupaten Pasuruan. Curah hujan selama periode laporan tercatat nihil sehingga potensi banjir maupun genangan berada pada tingkat rendah.
Sementara itu, seluruh daerah aliran sungai (DAS) utama di Kabupaten Pasuruan, yakni DAS Wrati, DAS Kedunglarangan, DAS Rejoso, DAS Welang, DAS Petung, dan DAS Lawean, terpantau dalam kondisi normal. Tidak terdapat indikasi peningkatan debit air yang berpotensi menimbulkan luapan sungai.
Pada sektor vulkanologi, BPBD mencatat Gunung Bromo masih berstatus Level II (Waspada) sesuai rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), sedangkan Gunung Arjuno dan Gunung Welirang berada pada Level I (Normal) tanpa adanya peningkatan aktivitas vulkanik.
BPBD juga memastikan tidak ditemukan titik panas (hotspot) berdasarkan pemantauan sensor satelit MODIS Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA-20, sehingga potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Pasuruan masih tergolong rendah.
Untuk wilayah pesisir, kondisi perairan Pasuruan relatif aman dengan tinggi gelombang berkisar 0,60-0,80 meter atau masuk kategori rendah, serta tidak terdapat peringatan dini gelombang tinggi dari BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya.
Meski situasi secara umum kondusif, BPBD Kabupaten Pasuruan tetap mengingatkan masyarakat agar menjaga kesiapsiagaan, terutama menghadapi kemungkinan perubahan cuaca mendadak, menjaga kebersihan saluran air, serta memantau informasi resmi dari BPBD dan BMKG.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan kondisi darurat dapat menghubungi Pusdalops BPBD Kabupaten Pasuruan di nomor 0812-2000-2407 atau layanan darurat 112 yang aktif selama 24 jam.
BPBD Kabupaten Pasuruan menegaskan akan terus melakukan monitoring wilayah secara berkelanjutan guna memastikan keselamatan masyarakat dan kesiapan penanganan apabila terjadi perubahan situasi kebencanaan di Kabupaten Pasuruan.
Komentar (0)