Pasuruan - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) melaporkan bahwa kondisi wilayah Kabupaten Pasuruan selama periode pemantauan Kamis, 7 Mei 2026 pukul 19.00 WIB hingga Jumat, 8 Mei 2026 pukul 07.00 WIB berada dalam keadaan aman dan terkendali.
Berdasarkan laporan harian Pusdalops-PB, tidak terdapat kejadian bencana maupun kejadian lain yang menonjol di wilayah Kabupaten Pasuruan selama periode tersebut. Kondisi ini menunjukkan situasi kebencanaan yang relatif kondusif di tengah aktivitas masyarakat dan perubahan cuaca yang masih dinamis.
Dari hasil pemantauan aktivitas gunung api, Gunung Bromo masih berada pada status WASPADA (Level II), sedangkan Gunung Arjuno-Welirang berada pada status NORMAL (Level I). Selain itu, tidak ditemukan adanya peningkatan aktivitas vulkanisme yang signifikan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, SE., MM., menyampaikan bahwa kondisi aman saat ini tetap harus diiringi dengan kewaspadaan seluruh masyarakat.
âWalaupun tidak terdapat kejadian menonjol, kami tetap mengimbau masyarakat agar terus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi maupun aktivitas vulkanik, terutama memasuki masa perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu,â ujarnya.
Sementara itu, hasil pantauan hotspot dari sistem SiPongi+ menunjukkan nihil titik panas di wilayah Kabupaten Pasuruan. Hal ini mengindikasikan potensi kebakaran hutan dan lahan masih relatif rendah.
Pada sektor cuaca, BMKG juga tidak mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Kabupaten Pasuruan. Prakiraan cuaca tiga hari ke depan didominasi kondisi berawan hingga cerah dengan suhu berkisar antara 22-28 derajat Celsius.
Kondisi perairan Pasuruan pun terpantau aman dengan tinggi gelombang laut berkisar 0,30 hingga 0,90 meter atau masuk kategori tenang hingga rendah. Aktivitas pelayaran dan nelayan dinilai masih aman, namun tetap diimbau memperhatikan perkembangan informasi cuaca maritim.
BPBD Kabupaten Pasuruan akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi secara intensif bersama instansi terkait guna memastikan kesiapsiagaan penanganan bencana tetap optimal.
âMasyarakat diharapkan tetap aktif memantau informasi resmi dari BMKG, PVMBG, dan BPBD serta segera melaporkan apabila ditemukan potensi kejadian kebencanaan di lingkungan sekitar,â tambah Sugeng Hariyadi, SE., MM..
Komentar (0)
Belum ada komentar
Tulis Disini