Tanah Longsor

Tanah Longsor

Strategi dan upaya penanggulangan bencana

1.               Hindarkan daerah rawan bencana untuk pembangunan pemukiman dan fasilitas utama lainnya

2.               Mengurangi tingkat keterjalan lereng

3.               permukaan maupun air tanah. (Fungsi drainase adalah untuk menjauhkan airn dari lereng, menghidari air meresap ke dalam lereng atau menguras air ke dalam lereng ke luar lereng. Jadi drainase harus dijaga agar jangan sampai tersumbat atau meresapkan air ke dalam tanah).

4.               Pembuatan bangunan penahan, jangkar (anchor) dan pilling

5.               Terasering dengan sistem drainase yang tepat.(drainase pada teras - teras dijaga jangan sampai menjadi jalan meresapkan air ke dalam tanah)

6.               Penghijauan dengan tanaman yang sistem perakarannya dalam dan jarak tanam yang tepat (khusus untuk lereng curam, dengan kemiringan lebih dari 40 derajat atau sekitar 80% sebaiknya tanaman tidak terlalu rapat serta diseling-selingi dengan tanaman yang lebih pendek dan ringan , di bagian dasar ditanam rumput).

7.               Mendirikan bangunan dengan fondasi yang kuat

8.               Melakukan pemadatan tanah disekitar perumah

9.               Pengenalan daerah rawan longsor

10.         Pembuatan tanggul penahan untuk runtuhan batuan (rock fall)

11.         Penutupan rekahan di atas lereng untuk mencegah air masuk secara cepat kedalam tanah.

12.         Pondasi tiang pancang sangat disarankan untuk menghindari bahaya liquefaction(infeksi cairan).

13.         Utilitas yang ada didalam tanah harus bersifat fleksibel

14.         Dalam beberapa kasus relokasi sangat disarankan.